SOP Logistik dan Contohnya
Business

Business: Pentingnya SOP Logistik dan Contoh SOP

Team Workmate
28 Jul 2020
Bagikan Artikel Ini
Facebook Icon
Twitter Icon
LinkedIn Icon

SOP atau Standart Operation Procedure merupakan prosedur wajib yang dibuat oleh perusahaan sebagai pedoman dan petunjuk dalam melakukan pekerjaan supaya hasilnya optimal. SOP dibuat sebagai panduan sekaligus media kontrol atas keseluruhan proses-proses yang dilakukan. SOP juga menjadi garansi atas kesuksesan atau kesesuaian prosse operasional kerja sesuai yang diharapkan perusahaan. 

Baca Juga: Seperti Apa Manajemen Logistik yang Efektif?

Pembuatan SOP

SOP dibuat untuk membantu pegawai suatu perusahaan memahami proses yang harus mereka kerjakan agar sesuai dengan ketentuan perusahaan. Setiap proses memerlukan perincian masing-masing dan biasanya dibuatkan SOP logistik yang lebih terperinci. Berikut gambaran umum pembutan SOP:

  • Besaran proses yang akan dilaksanakan
  • Merumuskan tujuan dan target proses
  • Prasyarat agar proses menghasilkan hasil yang berkualitas sesuai target
  • Barulah bisa merumuskan strategi prosesnya agar hasil outputnya memuaskan.

Contoh SOP Logistik

Ada banyak sekali SOP dalam perusahaan, salah satunya dan yang akan dibahas disini yaitu SOP untuk bagian logistik. Dalam proses bisnis logistik ada proses-proses umum yang kita tahu, seperti: penerimaan barang, penyusunan, penyortiran, pengiriman yang mana di dalam proses-proses itu terdapat aturan-aturan agar semuanya berjalan lancar. 

Masing-masing proses kerja tersebut memiliki SOP yang berbeda. Masing-msing disesuaikan dengan tujuan dan situasi pekerjaanya. Sebagai gambaran, disini kami ulas contoh SOP logistik dalam penyusunan barang yang datang:

SOP penyusunan barang yang datang

1. Tujuan

Agar barang tertata rapi dan mudah diidentifikasi

2. Pengertian

Menata barang yang datang ke gudang dengan metode FIFO yaitu first in first out. Sehingga barang yang pertama masuk bisa dikeluarkan pertama.

3. Prosedur:

  1. Ketika ada barang baru datang, drop terlebih dulu barang tersebut di satu lokasi khusus. Jangan tercampr/dicampur dengan barang yang sudah ada di gudang. 
  2. Siapkan tempat untuk menata barang baru dengan menata ulang barang lama. Jika perlu mengeluarkan semua barang lama terlebih dahulu sehingga tidak tertimbun barang baru.
  3. Tata barang baru di bagian paling belakang penyimpanan. 
  4. Lalu kembalikan barang lama yang sebelumnya disingkirkan, ke bagian depan tatanan barang baru. Sehingga ketika mengambil, akan lebih dulu barang lama sebab barang tersebut datang lebih dulu. 
  5. Hal ini dilakukan agar tidak ada barang expired yang terbengkalai. 

SOP pengiriman barang dagangan

1. Tujuan:

Memastikan barang yang dikirim sesuai dan tepat dengan pesanan serta dapat mencapai tujuan dengan aman

2. Alat yang dibutuhkan:

-Surat pesanan (dalam bentuk digitak maupun manual)

-Surat pengiriman barang

-Kendaraan pengiriman barang

3. Prosedur:

  • Periksa barang yang akan dikirim
  • Periksa kesesuaian nama barang, batch number, tanggal kadaluarsa dengan pesanan
  • Data ulang barang pesanan (tanggal/pemesan/pengirim barang/barang/jumlah, dsb)
  • Serahkan pada bagian logistik atau bagian ekspedisi
  • Ekspedisi untuk mendata ulang barang yang dipesan
  • Ekspedisi memberikan update waktu pengiriman

Baca Juga: Manajemen Risiko Rantai Pasok: Pengertian & Strategi

Demikian salah satu SOP yang bisa menjadi acuan Anda, namun perlu diingat bahwa SOP tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya tenaga kerja yang tepat. Apabila saat ini Anda sedang mencari tenaga kerja yang dapat mendukung keseluruhan proses logistik Anda, maka Workmate dapat menjadi solusinya.

Workmate memiliki 30,000+ pekerja dalam worker pool kami yang berstatus PKHL yang siap bekerja dengan Anda, Anda hanya perlu membuat staff request dalam platform kami, maka pekerja dapat segara bekerja.

Anda juga tidak perlu ragu lagi perihal kualitas, karena kami telah melakukan seleksi pada tiap pekerja kami dan mencocokkannya dengan kualifikasi pekerja yang Anda cari melalui teknologi AI kami.

Tidak hanya itu saja, Workmate dapat menjadi solusi menyeluruh untuk manajemen tenaga kerja Anda, dari rekrutmen, penjadwalan shift dan absensi, hingga memonitor performa manajeman dan tenaga kerja Anda.

Anda dapat mengetahui Workmate lebih dalam lagi dengan mencoba demo gratis kami. Mulai ajukan demo gratis Anda, dengan klik di sini.

Tags:Business
Bagikan Artikel Ini
Facebook Icon
Twitter Icon
LinkedIn Icon
Subscribe to our Blog
We will send you updates on new, relevant articles that can help your business!